lele bakar


beberapa malam yang lalu, aku pengen banget makan ma lele bakar. akhirnya habis sholat maghrib aku beli lele bakar. yang ga terlalu jauh dari kost-kostan ku, sekitar 1 kilo an.

sesampainya di sana, ternyata antrinya banyak sekali. ada sekitar 5 orang yang antri ingin beli makanan di warung tenda tersebut. di warung itu jual lele, kakak, dan juga ayam. baik di goreng ataupun di bakar.

tetapi yang menarik perhatianku adalah selama kurang lebih 30 menit nunggu pesanan lele bakarku, sudah ada 2 orang peminta-minta yang keduanya adalah ibu-ibu. padahal jam sudah menunjukan pukul 7 malam lebih, tetapi mereka masih meminta-minta. aku jadi berfikir berapa jam kah mereka bekerja sebagai pengemis tiap harinya??

ya silahkan pembaca merenung sejenak…

bagaimana keadaan kita saat ini, saat pembaca membaca posting ini mungkin kedua peminta-peminta yang aku liat masih mencoba mengetuk pintu hati orang-orang untuk mendapatkan sesuap nasi.

tulisan ini hanya mencoba mengingatkan khususnya yang nulis dan kawan-kawan pembaca semua bahwa diluar  sana masih banyak orang yang mungkin kurang beruntung dari pada kita. Maka bersyukurlah atas apa yang telah di anugerahkan kepada kita saat ini…..

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s