Secangkir Teh Hangat


Secangkir Teh Hangat, menemani dalam kesendirian

Dalam setiap detik waktu terlewati dalam sepi

Sekejap hembusan nafas hilang

Saat rindu datang malam kesunyian

Secangkir Teh Hangat, Menjadi saksi kehidupan

Hidup bukanlah kesempurnaan

Hidup bukanlah keabadian

karena dia terus berjalan, mengukir untaian benang perjalanan

Secangkir Teh Hangat dalam genggaman

menjadi teman dekap kehangatan

Mengusir dahaga jiwa akan arti sebuah makna

8 April 2009

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s