Cukuplah Engkau

saat sendiri sepi seakan tanpa arti

dikala beban hidup terasa bertumpuk

kita terpuruk dalam sekap kehidupan

hati gelisah… gundah .. tak tentu arah

dan seakan harapan musnah…

di saat roda kehidupan kita sedang di bawah

terjerembab dalam lubang – lubang keterpurukan

mimpi seakan hilang… terbang… melayang …

asa serasa sirna… cinta pun tiada… cita pun tak bersisa

di saat sendiri …sepi …

kusadari…cukuplah Engkau yang menguatkanku

cukuplah Engkau yang menemaniku

cukuplah Engkau tepat beerkeluh kesahku

cukuplah Engkau kusandarkan harapanku yang pernah musnah

kuserahkan cintaku yang pernah hilang

kuberikan mimpi-mimpiku untuk Engkau kabulkan

cukuplah Engkau

Cukuplah Engkau

Cukuplah Engkau… Cukup…