Pesona Mie Ongklok Wonosobo…

sore itu hujan menyambut kami di kota wonosobo. kota di bawah pegunungan dieng dan diapit oleh 2 gunung kembar. Gunung Sindoro dan Sumbing. hawa dingin semakin menusuk ke tulang, apalagi rintik air hujan masih terus bejatuhan ke bumi.

sebelum melanjutkan perjalanan kami melihat sebuah warung makan, ya tertulis di depan warung tersebut MIE Ongklok. langsung imajinasi kami membayangkan lezatnya mie hangat di suasana dingin yang semakin membuat tubuh ini merinding. tanpa perlu diskusi panjang kali lebar kali tinggi, secara aklamasi kami putuskan untuk mencoba mencicipi MIe Ongklok yang menurut orang-rang yang kami temui waktu diperjalanan adalah makanan khas dan lezat daerah  Wonosobo ini.

Singkat cerita, kami ber-4 langsung memesan 4 porsi Mie Ongklok, 4 gelas Teh panas dan 2 porsi sate ayam sebagai pelengkap. setelah semua pesanan datang kami langsung menyantapnya… (kayak ga makan 1 hari aja… he..he..) dalam sekejap mie ongklok terlahap habis oleh kami. Baca lebih lanjut

BUntut

Ini bukan masalah buntut buaya, buntut cicak, buntut togel…lho.. ini adalah mengenai makanan yang berbahan dasar buntut, bisa buntut sapi maupun buntut kambing. tetapi biasanya memakai buntut sapi.

salah satu alternatif menu makan malam anda bisa coba menu buntut bakar… kalau di solo harganya berkisar antara 20-25 ribu per porsi. cukup nyaman untuk kantong-kantong pas-pasan seperti saya.

buntut adalah salah satu bagian dari tubuh sapi yang memiliki rasa kas sendiri. apalagi jika dimasak dengan bumbu yang sesuai pas ti jadinya mak nyossss… (klo makannya panas-panas)